Showing posts with label agama. Show all posts
Showing posts with label agama. Show all posts

Wednesday, October 13, 2010

Surga & Neraka

Masih tetep soal agama. Gila ya, blog gue SARA banget kayaknya. Haha. Biarlah, toh ini kan sarana gue menyampaikan pemikiran gue aja. Oke kalian semua pasti tau dong lagunya Dewa ft Chrisye yang liriknya," Jika surga dan neraka tak pernah ada, masihkah kau bersujud padaNya?". Well harus gue akui gue cukup tersentak dengan lirik lagu ini. Gue jadi berpikir tentang keyakinan gue, iman gue sendiri. Kalau gue tau yang namanya surga & neraka itu nggak ada, apa gue masih menyembah Tuhan atau gue akan hidup seenaknya gue mau?


Ada sebuah konsep dalam agama gue, namanya Keselamatan. Di katakan bahwa setiap orang yang percaya kepada Yesus akan diselamatkan dan tidak ada jalan lain selain melaluiNya. Gue punya keyakinan kalau gue sudah diselamatkan oleh Dia, tapi yang masih mengganjal di pikiran gue, trus orang lain yang agamanya beda sama gue,yang taat juga sama Tuhannya masing=masing langsung divonis masuk neraka gitu? Wew, klo menurut gue sih ga adil aja. Bahkan terkadang orang lain justu hidup lebih Kristen daripada gue sendiri sebagai orang Kristen, itu harus gue akui memang. Gue sering diskusiin tentang ini ke temen-temen gue dan gue menemukan sebuah pernyataan menarik dari Renny, temen SMA gue, dia bilang," Yang gue percaya sih kalo Tuhan itu juga akan menyelamatkan orang-orang yang berhubungan dengan kita dan bukan cuma kita doang, keluarga kita, temen-temen kita, sodara dan yah semua orang yang berhubungan dengan kita deh pokoknya.". Hmm, sebuah teori yang menarik walaupun nggak tercantum di Alkitab (setau gue sih :p) dan gue pun mulai berpikir, mungkin benar, mungkin kita itu diselamatkan bukan cuma untuk diri kita sendiri tapi juga untung orang lain. Kan Tuhan memperbolehkan kita untuk bergaul tanpa pandang latar belakang kok, itu kan yang namanya toleransi. Mungkin justru dengan begitu, orang-orang disekitar kita jadi diselamatkan juga.


Tentu sih tiap agama pasti punya pengertian berbeda tentang surga & neraka, bagiamana pencapaiannya. Tapi satu hal yang gue yakin sama di tiap agama apapun, kita harus hidup baik kepada diri kita dan terlebih orang lain. Jadi menurut gue, tanpa tau apa itu surga & neraka kita seharusnya hidup baik, rukun dan saling menghormati. Sedih liat konflik agama yang belakang terjadi. Kapan selesai?

Wednesday, June 9, 2010

Tuhan

Semenjak gue punya pacar, si Mr. MZ itu yang beda agama sama gue, gue jadi lebih berpikir tentang perbedaan agama. Kenapa ada agama? Kenapa begini? Kenapa begitu? Semua mulai muncul di otak gue karena gue memang menjalankan hubungan kali ini dengan serius. Sebelumnya gue nggak pernah punya pikiran-pikiran macem gini.

Sempet terlintas di otak gue, gimana kalau sebenernya dari semua agama berbeda-beda yang ada di muka bumi ini menyembah 1 Tuhan? SATU TUHAN? Gimana kalau emang ternyata gitu? Gimana kalau sebenernya cuma cara kita untuk menyembah dan memuji Dia dengan cara yang berbeda dari masing-masing agama? Kalau gitu kan berarti kita dari berbeda agama punya tujuan yang sama, memuji Tuhan, tapi dengan cara yang berbeda-beda. Bisa gue analogikan dengan ilustrasi spt ini: Gue mau ke Blok M, A mau ke Blok M, B mau ke Blok M, C mau ke Blok M. 4 individu ini tentu berbeda dong, tapi tujuannya sama, yaitu sama-sama mau ke Blok M TAPI yang bedain itu gue naik mobil, A naik motor, B naik bis, C naik taksi tapi kan akhirannya sama-sama sampai blok M kan?! So sama aja dong sama kalo SEANDAINYA semua agama di dunia cuma nyembah SATU TUHAN dengan cara yang berbeda?! No body knows except God him self.

Mungkin tanpa disadari gue cuma mau cari pembenaran aja dari hubungan beda agama karena emang gue akui gue merasa sesuatu yang beda dari hubungan gue dengan Mr. MZ ini. Masalah kita cuma 1 : BEDA AGAMA. Kenapa sih emang kalo beda agama? Emang kalo beda agama nggak boleh married? Dosa ya emang kalo beda agama? Semua pertanyaan itu muncul begitu aja. Gue jadi sedikit lebih sensitif soal agama dibanding sebelumnya. Misalnya aja kalo ada konflik agama lebih ke agama Islam dan Kristen, kadang gue lebih milih tutup mata dan telinga. Dalam hati gue sering berpikir : yang penting gue dan dia baik-baik aja. Memang kita saling menghormati satu sama lain. Dia ingetin gue ke gereja dan gue ngingetin dia buat sholat. Pernah gue terharu banget waktu dia bilang," Yang, aku pengen deh anterin kamu ke gereja. Nungguin kamu selesai trus aku anter kamu pulang atau nggak jalan-jalan." Waktu denger kalimat itu gue jadi *speechless*. The word that coming out my mouth only ," Iya."

Jangan pikir gue berdua nggak meminta satu sama lain untuk pindah agama. NGGAK MUNGKIN. Memang cukup sering hal ini kembali dibahas. Tapi kita berdua sepakat untuk tetap mempercayai agama masing-masing walaupun susah untuk kedepannya ditambah lagi dengan latar belakang keluarga gue dan dia. Kalau orang tau sedetail-detailnya pasti mereka bilang" Wah, kalo yang kayak gitu gue nggak tau deh. Susah pasti." Emang susah dan itu udah jadi resiko yang gue ambil. Belom lagi gue LDR (Long Distance Relationship).

Bener emang yang ada di film CIN(T)A, Tuhan itu sutradara, Dia suka sama sinetron juga, kalo enggak kisah gue nggak mungkin kayak gini rumitnya. Tapi bukannya yang namanya cinta emang harus rumit? Love should be complicated. Itu sebuah quote yang gue liat di souvenir nikahan sepupu gue, ternyata maknanya dalem. Di film CIN(T)A itu ada beberapa testimonial dari beberapa pasangan yang berbeda agama. Ada yang baru mau nikah, ada yang udah nikah beberapa tahun, bahkan ada yang udah 23 tahun. Gue nonton film itu bareng Mr.MZ pula. Termotivasi banget sama testimonial itu. Gue yakin pasti ada jalan buat gue sama Mr.MZ karena semua kejadian di hidup ini udah direncanain sama Tuhan. Nggak ada yang namanya kebetulan. Begitu juga yang gue percayai kalo gue ketemu Mr.MZ lagi setelah 5 tahun tanpa kontak sama sekali bukan suatu kebetulan dan semuanya udah izin dari Tuhan. Coba misalnya seorang pencuri kalo mau nyuri suatu rumah nggak akan berhasil kalo tanpa seizin Tuhan buat nyuri rumah itu. Bisa aja dia di tengah jalan mati ketabrak mobil, tapi kalo akhirnya dia bisa nyuri bukannya itu udah izin dari Tuhan?

Dan yang paling gue percayai, pasti ada sesuatu dibalik semua kejadian ini. Nggak peduli gimana akhirnya, gue bahagia bisa ketemu sama Mr.MZ lagi, gue bahagia bisa jadi kekasihnya lagi. Nikmati waktu yang ada, pergunain sebaiknya dan tetap percaya Tuhan pasti bantu apapun agama lo. Ini yang namanya iman? Mungkin. Yang jelas pasti Dia mau yang terbaik buat gue gimanapun jalannya karena seorang Bapa nggak mungkin mau mencelakakan anakNya sendiri. I believe in Jesus.